pembaca, aku…

pembaca,
aku melalui sore yang cerah,
namun di bawah cahaya merah
selalu terdapat bayangan hitam,

pembaca,
aku dan kamu berada di dunia yang sama,
namun di waktu yang sama
kita mungkin melihat langit yang berbeda,

pembaca,
aku ingin menangis bersama awan,
sehingga hujan akan melarutkan air mata
menjadi genangan kecil di tanah,

pembaca,
saat dunia tertawa aku pun tertawa,
namun hati kecil ini tertunduk diam
tanpa ada sedikitpun kebahagiaan,

pembaca,
aku merasa seperti kayu di sungai,
yang terombang-ambing mengikuti arus
kemudian terhempas ke daratan

pembaca,
aku ingin mengubah pikiran menjadi kata-kata,
namun yang terbentuk hanyalah gumaman tanpa arti

pembaca,
aku ingin bertemu seorang peri,
melepaskannya dari keraguan
agar duniaku dan dia bersinar di setiap sudut,

 

There are two types of people in the world: those who prefer to be sad among others, and those who prefer to be sad alone.
― Nicole Krauss, The History of Love

Advertisements

2 thoughts on “pembaca, aku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s