semut yang berbaris

di tengah kesendirian, aku teringat sesuatu
hal kecil yang sering terabaikan
bahkan mereka dibenci, sama sekali

semut-semut yang berbaris
mereka rapi, mereka tertib
tidak ada perselisihan

semut-semut yang berbaris
meski menggotong makanan
tidak ada pertengkaran

semut semut yang berbaris
hal yang menarik adalah
ketika mereka bersalaman

bersalaman, menyapa dan berbagi

satu kesalahan yang kulakukan,
saat tidak menyapa orang sepertimu
satu kesalahan yang kuperbuat,
ketika berpaling ke jalan yang lain

aku tidak perlu menjadi semut untuk menyapa
meskipun tidak bersalaman
meskipun tidak berbagi
setidaknya aku mampu untuk tersenyum

 

Love consists in this, that two solitudes protect and touch and greet each other.
~ Rainer Maria Rilke

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.