lembaran yang terakhir

Selamat sore. Bagaimana keadaanmu di sana? Semoga baik seperti biasanya. Sudah lama aku tidak bercerita denganmu. Terakhir kali aku mencoba hanya beberapa kata. Sepertinya kau mulai tidak suka bercerita denganku. Yah, sepertinya ini resiko, akibat kesalahanku.

Beberapa hari yang lalu, aku membuka beberapa album lama. Album? Ya, album. Album tidak harus berisi foto bukan? Album itu membuatku tersenyum, kemudian aku merasa sedih. Kenapa ya? Mungkin karena itu berisi kenangan yang tidak mungkin terulang. Kenangan dari masa lalu.

O iya, bicara tentang masa lalu, aku pernah berbuat kesalahan kepada seseorang. Sepertinya orang itu masih membenciku. Jujur, itu memang kesalahanku, yang kulakukan memang sangat buruk. Bahkan aku tidak mampu memaafkan diriku sendiri. Apa yang harus ku lakukan? Haruskah aku menemuinya untuk meminta maaf? Itu tidak masalah bagiku. Tapi, apakah dia mau menemuiku? Aku takut setelah bertemu denganku akan menambah luka yang seharusnya tidak ada.

Atau aku memang harus menghilang dari dunia ini? Tidak, itu terlalu bodoh. Lagipula dunia yang mana lagi yang mau menerimaku. Dapat hidup di dunia ini saja sudah bagus.

Mungkin sebaiknya aku menghilang dari kehidupan mereka. Maksudku aku tidak lagi bertemu mereka. Ya, mereka semua. Semua yang pernah aku sakiti, mereka yang pernah aku kecewakan, juga mereka yang akan aku kecewakan. Tidak terkecuali dirimu.

Sepertinya kau memang sudah bosan. Semoga ini menjadi yang terakhir. Selamat tinggal.

 

I’ll come back again, if you want me to.
~ Angemon, Digimon Adventure

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s