Album,

photo-album-half

Apa yang kau rasakan ketika membuka sebuah album lama? Sedih? Senang? Atau nano-nano?

Dunia semakin berkembang. Dahulu, album hanya berisi gambar. Beranjak kemudian diisikan dengan suara, menuju video, hingga akhirnya berisi tulisan beserta kenangan. Umumnya membuka album-album lama akan membawa seseorang ke gerbang kesedihan, setelah tahu kejadian tersebut tidak akan terulang kembali. Akan tetapi, semakin sedih, semakin banyak album yang ingin dibuka.

Seperti seorang manusia yang biasanya bercerita kepada Pembaca. Ia membuka album lama itu. Lembar demi lembar diawali dengan senyuman. Tidak lama kemudian wajahnya murung, kenapa masa lalu seperti ini?

Meski dipaksakan kau tidak akan bisa melupakan masa lalu itu, sama sulitnya dengan memaksa mengingat sesuatu. Meskipun kau sering berkata ‘jangan melihat ke belakang’, kau butuh untuk melakukannya. Karena di belakang sana ada banyak hal yang dapat digunakan sebagai pengalaman. Hanya saja jangan sampai terjebak hingga kau terjatuh karena tidak melihat jalan di depanmu.

 

My past is the longest phase in my life, I can’t just forget it like that. Although it was filled with tears and joys, they were the one that make me grow like this.
~ Random thought

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.